Pesawat Birdstrikes: Bahaya Tumbuh

Pesawat Birdstrikes: Bahaya Tumbuh
Isi Artikel:
Serangan burung merupakan bahaya bagi operator pesawat terbang dan pilot. Menurut FAA, telah terjadi 142.000 serangan satwa liar (97 persen di antaranya adalah hasil burung) dengan pesawat terbang di Amerika Serikat antara tahun 1990 dan 2013, menewaskan 25 orang dan melukai 279 lainnya. Sejak tahun 1988, setidaknya 255 orang telah terbunuh akibat serangan burung.

Serangan burung merupakan bahaya bagi operator pesawat terbang dan pilot. Menurut FAA, telah terjadi 142.000 serangan satwa liar (97 persen di antaranya adalah hasil burung) dengan pesawat terbang di Amerika Serikat antara tahun 1990 dan 2013, menewaskan 25 orang dan melukai 279 lainnya. Sejak tahun 1988, setidaknya 255 orang telah terbunuh akibat serangan burung. Meskipun pemogokan burung tetap berisiko rendah, bahaya ini semakin meningkat sehingga FAA dan kelompok industri lainnya bekerja keras untuk menguranginya.

Mungkin kecelakaan pesawat paling terkenal yang diakibatkan oleh serangan burung adalah US Airways Flight 1549, yang mendarat di Sungai Hudson hanya dua menit setelah berangkat dari LaGuardia. A320, yang diujicobakan oleh Chelsey "Sully" Sullenberger, mengalami kegagalan mesin ganda setelah memukul sekawanan burung. Pesawat mendarat dengan selamat di Sungai Hudson, dan semua orang di kapal selamat tinggal. US Airways Flight 1549 adalah cerita yang luar biasa karena tindakan awak kapal menyelamatkan nyawa orang-orang yang berada di dalam pesawat terbang. Tapi pemogokan burung tidak semua yang tidak biasa, dan banyak pesawat rusak setiap tahun setelah burung terbang ke dalamnya. Di U. S. saja ada sekitar 10.000 pemogokan satwa liar setiap tahunnya, yang menyebabkan ratusan juta dolar dalam kerusakan pesawat terbang.

Apakah yang dimaksud dengan burung?

Serangan burung adalah saat seekor burung bertabrakan dengan benda terbang buatan manusia seperti pesawat terbang atau helikopter.

Serangan burung biasanya terjadi pada saat penerbangan rendah, lepas landas, mendarat dan mendarat. Pemogokan burung dapat menyebabkan kerusakan yang sangat serius pada struktur pesawat terbang dan saat tertelan, mesin atau mesin pesawat terbang. Sebagian besar pemogokan burung melibatkan angsa atau burung camar, dan sebagian besar, meski tidak fatal, menyebabkan kerusakan serius pada pesawat terbang dan / atau mesinnya.

Mengapa burung begitu berbahaya bagi pesawat terbang?

Menurut Komite Pemogokan Burung di Amerika Serikat, jumlah pemogokan burung meningkat setiap tahunnya. Seekor burung yang menabrak pesawat terbang pasti akan menyebabkan kerusakan, seringkali tidak cukup untuk menyebabkan keadaan darurat atau cedera pada awak kapal atau penumpang. Tapi tergantung seberapa besar burung itu dan di mana ia mempengaruhi pesawat terbang, kerusakan bisa berkisar dari penyok kecil hingga kaca depan yang rusak atau kerusakan mesin yang lengkap. Dalam kasus US Airways Flight 1549, kerusakan bahkan dapat mempengaruhi lebih dari satu mesin, dan walaupun jarang, dapat menyebabkan keadaan darurat dalam penerbangan atau pendaratan power-off.

Apa yang sedang dilakukan untuk mencegahnya?

Pengelolaan satwa liar adalah bagian aktif dari setiap perencanaan operasi bandar udara. Bandara berperan aktif dalam menjaga burung dan satwa liar lainnya menjauh dari bandara melalui manipulasi habitat seperti menghilangkan pohon, menjaga agar rumput tetap rendah, memanfaatkan suara keras seperti meriam, dan mengenalkan burung pemangsa, yang dapat bertindak sebagai pengusir visual untuk mencegah kawanan burung camar. atau angsa.

Selain program pengelolaan satwa liar di bandara, FAA memiliki Rencana Mitigasi Margasatwa yang berfokus pada panduan, penelitian dan penjangkauan untuk mendidik manajer bandara dan pelaku industri lainnya tentang pengelolaan satwa liar di sekitar bandara.

Sebuah kelompok bernama Bird Strike Committee USA diarahkan oleh sebuah komite pengarah termasuk orang-orang dari FAA, U. S. Departemen Pertanian, Departemen Pertahanan dan organisasi publik dan swasta. Bird Strike USA menyediakan sumber daya dan mempromosikan pembagian informasi mengenai pemogokan burung di AS

Dan Departemen Pertahanan AS, bersama dengan Angkatan Udara AS dan FAA, telah menggabungkan kekuatan untuk menciptakan Sistem Penasihat Bahaya Avian, yang menggunakan Model Penghindaran Burung untuk menilai risiko pemogokan burung di bandara tertentu dan rute pelatihan militer tingkat rendah.

Akhirnya, program pencegahan Bahaya Burung / Satwa Liar Udara digunakan oleh Angkatan Udara dan Angkatan Laut untuk mengurangi risiko serangan burung.